Rabu, 24 April 2013
Insiden Pemain Persiwa Pukul Wasit, Go Internasional
VIVAbola - Citra sepakbola Indonesia kembali memburuk di mata dunia. Menyusul insiden pemukulan wasit oleh seorang pemain yang terjadi di dalam pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL) akhir pekan lalu antara Persiwa melawan Pelita Bandung Raya (PBR).
Seorang pemain Persiwa Pieter Rumaropen secara spontan langsung melayangkan bogem mentah ke wajah wasit karena tidak terima dengan keputusan sang wasit yang dianggap berat sebelah dan merugikan timnya. Darah segar langsung mengucur deras dari wajah wasit Muhaimin.
Wasit Muhaimin yang mengalami pendarahan di hidung lalu digantikan oleh wasit cadangan Tabrani. Sedangkan atas perbuatannya, Rumarompen mendapatkan kartu merah. Pertandingan ini sendiri berakhir 2-1 untuk kemenangan PBR.
Insiden memalukan ini pun langsung diberitakan oleh sejumlah media Eropa. Salah satunya, media ternama Inggris, The Sun yang memasang judul 'Wajah Wasit Indonesia Dihajar'. Di dalam artikelnnya, The Sun juga melampirkan video insiden tersebut.
Media lainnya adalah Daily Mail yang memasang judul 'Adegan mengejutkan, pemain Indonesia mendaratkan pukulan lengan kiri ke wasit'. Selain melampirkan video, Daily Mail juga memuat gambar tahapan adegan insiden itu terjadi.
Komisi Disiplin PSSI sendiri langsung bergerak cepat terkait insiden ini dengan menjatuhkan hukuman larangan seumur hidup kepada Rumaropen berkecimpung di sepakbola Indonesia. Komdis memberikan kesempatan banding kepada pemain terkait, 14 hari setelah keputusan dikeluarkan. (eh)
Abanda Sudah Sering Mimpi Salat Sejak di Persija
Keputusan Abanda Herman memeluk agama Islam bukan sebatas keinginan
spontanitas , melainkan buah pemikirannya sejak masih membela Persija
Jakarta
Selain itu, pemain yang kini bernama lengkap Ahmad Abanda
Herman ini mengaku sebelum memutuskan untuk menjadi Mu'allaf, dirinya
pernah memimpikan mendirikan salat di dalam sebuah masjid.
"Kadang-kadang waktu dulu aku udah pernah bermimpi. Dalam mimpi itu aku
udah berada di dalam masjid dan sedang melakukan salat,"ujarnya saat
ditemui di mess Persib, Selasa (23/4)
Selain itu, pemain asal Kamerun tersebut menuturkan bahwa sebenarnya
dia sudah mulai belajar kitab suci Al-Qur'an sejak dirinya masih
merumput bersamaPersija. Dan sampai saat ini pun, dirinya semakin rutin
mempelajarinya, baik dari buku atau konsultasi bersama pemain Persib
lainnya yang beragama Islam
Kendati demikian, Abanda masih
mengalami kesulitan untuk memahami bahasa yang disajikanoleh buku-buku
terbitan Indonesia. Sehingga diakuinya haltersebut menjadi salah satu
kendala baginya
"Dulu sejak dari Persija sudah mulai membaca
Al-Qur'an. Sekarang juga semakin rutin membaca, dan kadang-kadang
bersama pemain lainnya. Kesulitanpertama yang membaca, dan kadang-kadang
bersama pemain lainnya. Kesulitan pertama yang dihadapi adalah dari
bahasanya," ucapnya
Mengenai kewajibanya yang lain dirinya sebagai
muslim, seperti salat, Abanda mengaku hingga sekarang dia masih belajar
untuk menunaikannya. Bahkan pemain bernomor punggung enam ini mengaku
pada saat menunaikan salat masih sambil membaca bukupunggung enam ini
mengaku pada saat menunaikan salat masih sambil membaca buku tuntunan.
Sementara itu, untuk menjalankanpuasa Abanda sudah siap dan tidak akan
kaget menghadapi itu. Karena memang hal tersebut merupakan kewajiban
bagi setiapmuslim
"Puasa saya sudah siap, bahkan untuk nanti sebulan
penuh saat ramadan pun tidak masalah. Namun kalau melakukan salat,
sekarang masih harus sambil membaca buku,"paparnya.
Karena
menurutnnya mempermasalahka n atas keputusannya menjadi seorang muslim.
Karena menurutnnya dia sudah cukup dewasa untuk mengambil keputusan.
Selasa, 18 Desember 2012
SISTEM INFORMASI
Sistem informasi
Sistem Informasi (SI) [1] adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen.[2] Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.[3]
Ada yang membuat perbedaan yang jelas antara sistem informasi, dan komputer sistem TIK, dan proses bisnis. Sistem informasi yang berbeda dari teknologi informasi dalam sistem informasi biasanya terlihat seperti memiliki komponen TIK. Hal ini terutama berkaitan dengan tujuan pemanfaatan teknologi informasi. Sistem informasi juga berbeda dari proses bisnis. Sistem informasi membantu untuk mengontrol kinerja proses bisnis.[4]
Alter berpendapat untuk sistem informasi sebagai tipe khusus dari sistem kerja. Sistem kerja adalah suatu sistem di mana manusia dan/atau mesin melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya untuk memproduksi produk tertentu dan/atau jasa bagi pelanggan. Sistem informasi adalah suatu sistem kerja yang kegiatannya ditujukan untuk pengolahan (menangkap, transmisi, menyimpan, mengambil, memanipulasi dan menampilkan) informasi.[5]
Dengan demikian, sistem informasi antar-berhubungan dengan sistem data di satu sisi dan sistem aktivitas di sisi lain. Sistem informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem di mana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari memori sosial. Sistem informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semi formal yang mendukung manusia dalam pengambilan keputusan dan tindakan.
Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi untuk disiplin sistem informasi dan organisasi informatika.[6]
Sistem informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.[7]
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan. [8]
Komponen
Ini terdiri dari komputer, instruksi, fakta yang tersimpan, manusia dan prosedur.SI dapat dikategorikan dalam empat bagian:
- Sistem Informasi Manajemen
- Sistem Pendukung Keputusan
- Sistem Informasi Eksekutif
- Sistem Pemrosesan Transaksi
Referensi
- ^ "Definition of Application Landscape". Software Engineering for Business Information Systems (sebis). 21 Januari 2009. Diakses pada 14 Januari 2011.
- ^ SEI Report, "Glossary"
- ^ Kroenke, D M. (2008). Experiencing MIS. Prentice-Hall, Upper Saddle River, NJ
- ^ O'Brien, J A. (2003). Introduction to information systems: essentials for the e-business enterprise. McGraw-Hill, Boston, MA
- ^ Alter, S. The Work System Method: Connecting People, Processes, and IT for Business Results. Works System Press, CA
- ^ Beynon-Davies P. (2009:34). Management Information Systems. Palgrave, Basingstoke
INTERNET
INTERNET
Sejarah Internet
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
Internet pada saat ini
Internet dijaga oleh perjanjian bilateral atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board - IAB). Protokol-protokol Internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.Beberapa layanan populer di Internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, berbagi berkas (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui Internet dimungkinkan untuk berkomunikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN Messenger Windows Live Messenger, Twitter, dan lain sebagainya.
Beberapa servis Internet populer yang berdasarkan sistem tertutup (Proprietary System), adalah seperti IRC, ICQ, AIM, CDDB, dan Gnutella.
Budaya Internet
Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses Internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data secara ekstrem.TELEKOMUNIKASI
Telekomunikasi
Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian infomasi, dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam kaitannya dengan 'telekomunikasi' bentuk komunikasi jarak jauh dapat dibedakan atas tiga macam:- Komunikasi Satu Arah (Simplex). Dalam komunikasi satu arah (Simplex) pengirim dan penerima informasi tidak dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh :Pager, televisi, dan radio.
- Komunikasi Dua Arah (Duplex). Dalam komunikasi dua arah (Duplex) pengirim dan penerima informasi dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh : Telepon dan VOIP.
- Komunikasi Semi Dua Arah (Half Duplex). Dalam komunikasi semi dua arah (Half Duplex)pengirim dan penerima informsi berkomunikasi secara bergantian namun tetap berkesinambungan. Contoh :Handy Talkie, FAX, dan Chat Room
Daftar isi |
Komponen dasar
Untuk bisa melakukan telekomunikasi, ada beberapa komponen untuk mendukungnya yaitu :- Informasi : merupakan data yang dikirim/diterima seperti suara, gambar, file, tulisan
- Pengirim : mengubah informasi menjadi sinyal listrik yang siap dikirim
- Media transmisi : alat yang berfungsi mengirimkan dari pengirim kepada penerima. Karena dalam jarak jauh, maka sinyal pengirim diubah lagi (dimodulasi) dengan gelombang radio, kemudian dirubah menjadi gelombang elektromagnetik dan dipancarkan dengan alat bernama Antena, agar dapat terkirim jarak jauh.
- Penerima : menerima sinyal elektromagnetik kemudian digubah menjadi sinyal listrik, sinyal dirubah kedalam informasi asli sesuai dari pengirim, selanjutnya diproses hingga bisa dipahami oleh manusia sesuai dengan yang dikirimkan.
Analog dan digital
Dalam mengubah informasi menjadi sinyal listrik yang siap dikirim, ada dua cara pengiriman yang dipakai.Pertama adalah sinyal analog, mengubah bentuk informasi ke sinyal analog dimana sinyal berbentuk gelombang listrik yang kontinue (terus menerus) kemudian dikirim oleh media transmisi.
Kedua adalah sinyal digital, dimana setelah informasi diubah menjadi sinyal analog kemudian diubah lagi menjadi sinyal yang terputus-putus (discrete). Sinyal yang terputus-putus dikodekan dalam sinyal digital yaitu sinyal "0" dan "1".
Dalam pengiriman sinyal melalui media transmisi, sinyal analog mudah terkena gangguan terutama gangguan induksi dan cuaca, sehingga di sisi penerima sinyal tersebut terdegradasi. Sementara untuk sinyal digital tahan terhadap gangguan induksi dan cuaca, selama gangguan tidak melebih batasan yang diterima, sinyal masih diterima dalam kualitas yang sama dengan pengiriman.
Perkembangan sistem telekomunikasi
Sejak ditemukan telephone oleh Graham Bell, telekomunikasi telah berkembang pesat, bahkan bisa jadi tercepat di antara sistem lain. Terutama setelah ditemukan transistor, Integrated Circuit (IC), sistem prosesor, dan sistem penyimpanan.BASIS DATA
Basis dapat diartikan sebagai markas atau gudang, tempat bersarang/berkumpul.
Data adalah representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia (pegawai, siswa, pembeli, pelanggan), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan dan sebagainya yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya.
Beberapadefinisi basis data :
1. Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasikan sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.
2. Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan
3. Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronik.
Basis Data adalah sekumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu.
Catatan :
1. KecepatandanKemudahan (Speed).
2. Efisiensiruangpenyimpanan (space)
3. Keakuratan (Accuracy)
4. Ketersediaan (Availability)
5. Kelengkapan (Completeness)
6. Keamanan (Security)
7. KebersamaanPemakaian (Sharability)
Mengapa diperlukan basis data ?
Sistem Basis Data : sebuah tatanan (keterpaduan) yang terdiri atas kumpulan file (tabel) yang saling berhubungan dan sekumpulan program (DBMS) yang memungkinkan pemakai dan/atau program lain untuk mengakses tabel-tabel tsb
Komponen basis data :
Jenjang Data :

Data adalah representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia (pegawai, siswa, pembeli, pelanggan), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan dan sebagainya yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya.
Beberapadefinisi basis data :
1. Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasikan sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.
2. Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan
3. Kumpulan file/tabel/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronik.
Basis Data adalah sekumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu.
Catatan :
- Tujuan utama dalam pengolahan basis data adalah dapat memperoleh kembali data dengan mudah dan cepat.
- Tidak semua bentuk penyimpanan data secara elektronis bisa disebut basis data.
- Yang sangat ditonjolkan dalam basis data adalah pengaturan, pemilihan, pengelompokkan, pengorganisasian.
1. KecepatandanKemudahan (Speed).
2. Efisiensiruangpenyimpanan (space)
3. Keakuratan (Accuracy)
4. Ketersediaan (Availability)
5. Kelengkapan (Completeness)
6. Keamanan (Security)
7. KebersamaanPemakaian (Sharability)
Mengapa diperlukan basis data ?
- Salah satu komponen penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi
- Menentukan kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannnya.
- Mengurangiduplikasi data(data redudancy)
- Hubungan data dapat ditingkatkan (data relatibility)
- Mengurangipemborosantempatsimpananluar
- Mempermudah dalam melakukan akses terhadap data
Sistem Basis Data : sebuah tatanan (keterpaduan) yang terdiri atas kumpulan file (tabel) yang saling berhubungan dan sekumpulan program (DBMS) yang memungkinkan pemakai dan/atau program lain untuk mengakses tabel-tabel tsb
Komponen basis data :
- Hardware.
- Sistem Operasi
- Data
- Sistem Pengelolaan Basis Data (DBMS)
- Pemakai (user)
- Programer
- User Mahir (Casual User)
- User Umum (End User)
- User Khusus (Specialized User)
Jenjang Data :
Multimedia dan Virtual Reality
Multimedia dan Virtual Reality
Pengantar Multimedia
ž Yaitu interaksi antara teks, suara, gambar statis, animasi dan video (perry, 1994)
ž Ditinjau dari kata pembentukannya, multimedia berarti melibatkan berbagai media.
ž Aplikasi Multimedia
- Presentasi bisnis
- Pelatihan berbasis komputer
- Hiburan
- Pendidikan
- Penyajian informasi
- Kios interaktif ( toko online )
ž Beberapa komponen multimedia yang digunakan :
- Kartu Suara
- Speaker
- Mikropon
ž Peralatan yang digunakan untuk membangaun suatu aplikasi multimedia dapat dilihat di gambar ini
Elemen Multimedia
ž Teks
Merupakan bentuka media yang paling umum digunakan dalam neyajikan
informasi, baik model baris perintah ataupun GUI.
ž Suara
• Suara merupakan media ampuh untuk menyajikan informasi tertentu
• Suara pada komputer disimpan dengan berbagai format
- Midi
- WAVE
- MP3
- WMA, dll
ž Gambar Statis
- Berbagai format gambar yang telah diimplementasi dalam sistem komputer:
– BMP
– CDR
– GIF
– JPG
– PNG
– TIFF
– PCX
- Berbagai perangkat lunak untuk membuat gambar statis
– Adobe Photoshop
– Coreldraw
– Paint,dll
ž Animasi
• Merupakan teknik untukm membuat gambar yang bergerak.
• Contoh aplikasi sederhana untuk membuat animasi Ulead GIF Animator.
• Film-film di layar televeisi pada saat ini banyak yang menggunakan teknik animasi
ž Video
• Aplikasi sederhana untuk membuat film dengan format AVI yaitu Adobe Premiere, Windows Movie Maker
• Format berbagai video:
– AVI
– MOV
– MPEG, dll
Virtual Reality
• Virtual
reality (VR) atau realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna
dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh
komputer (computer-simulated environment), suatu lingkungan sebenarnya
yang ditiru atau benar-benar suatu lingkungan yang hanya ada dalam
imaginasi. Lingkungan Virtual reality terkini umumnya menyajikan
pengalaman visual, yang ditampilkan pada sebuah layar komputer atau
melalui sebuah penampil stereokopik, tapi beberapa simulasi
mengikutsertakan tambahan informasi hasil pengindraan, seperti suara
melalui speaker atau headphone.
• Singkatnya
Virtual reality yaitu teknologi yang memungkinkan seorang melakukan
suatu simulasi terhadap suatu obkek nyata dengan menggunakan komputer
yang mampu membangkitkan suasana tiga dimensi (3D) sehingga pemakai
seolah-olah terlibat secara fisik.
• Digunakan pada perancang obat, Arsitek, Insinyur , pekerja medis, pilot,dll.
• Peranti Virtual Reality
– Glove
– Headset
– Walker
Cara kerja Virtual Reality :
ž Pemakai melihat suatu dunia semu, yang sebenarnya berupa gambar-gambar yang bersifat dinamis.
ž Melalui perangkat headphone atau speaker, pemakai dapat mendengar suara yang realistis.
ž Melalui headset, glove dan walker,
semua gerakan pemakai dipantau oleh sistem dan sistem memberikan reaksi
yang sesuai sehingga pemakai seolah merasakan sedang berada pada
situasi yang nyata, baik secara fisik maupun secara psikologis.
Aplikasi Virtual Reality
• Manufaktur
Pengujian rancangan, prototiipe semu, analisis ergonomik, simulasi semu dalam perakitan, prosuksi dan pemeliharaan
• Arsitektur
Perancangan gedung
• Militer
Pelatih (pilot,astronot,pengemudi) simulasi peperangan
• Kedokteran
Pelatihan pembedahan, terapi fisik
• Penelitian / Pendidikan
Studi tentang topan, konfigurasi galaksi, pengujian matematika kompleks
• Hiburan
Museum virtual, permainan balap, simulasi pertempuran udara, taman virtual, simulasi ski,dll
Efek Negaif Virtual Reality
ž Orang
yang menggunakan virtual reality sering mengalami gangguan yang disebut
cybersickness (Haag, Cummings, dan Dawkin, 2000, hal. 294).
ž Penderita
akan merasakan ketegangan mata dan bahkan disertai rasa pusing.
Kadang-kadang penderita terbawa pada suasana semu yang diciptakan oleh
sistem virtual reality walaupun ia telah kembali ke dunia nyata.
Langganan:
Postingan (Atom)




